APPLIED SCIENCE DALAM WACANA TAFSIR ILMI

  • Muhammad Patri Arifin Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu
Keywords: Applied Science, Wacana Tafsir, Tafsir Ilmi

Abstract

Tulisan ini membahas kritik wacana tafsir tentang applied science (ilmu terapan). Berangkat dari banyaknya ayat yang membicarakan term ilmu, sehingga dapat dikatakan bahwa Alquran memberikan perhatian besar terhadap ilmu pengetahuan. Atas dasar tersebut yang kemudian menjadikan ilmu-ilmu terapan dalam konsep Alquran penting untuk dikaji. Terlebih fungsi Alquran tidak hanya sebatas bacaan, namun juga teman berdialog dalam membentuk pola pikir setiap pembacanya. Sama halnya dengan ilmu pengetahuan merupakan produk aktifitas berfikir manusia dalam meningkatkan kualitas kehidupannya. Pada kenyataannya, meski tafsir ilmi menimbulkan pro dan kontra di kalangan ulama klasik hingga kontemporer, tidak menghalangi pertumbuhannya. Hal ini dapat dibuktikan lahirnya ulama ulama terkemuka seperti al-Ghazali yang diyakini sebagai perintis dan al-Razi yang dianggap sebagai orang pertama yang menerapkan corak ilmiah dalam memahami teks Alquran. Tidak hanya itu, produk-produk hasil interpretasi ilmiah terhadap Alquran juga semakin meningkat, mulai dari Mafatih al-Ghaib hingga Tafsir Salman yang diterbitkan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB). Lebih lanjut, dari serangkaian pembacaan dapat ditemukan jejak applied science dalam Alquran, mulai dari isyarat ilmiahnya tentang kesehatan, teknologi, pertanian dan tentu saja masih banyak lagi ragam isyarat ilmu pengetahuan lainnya yang membutuhkan interpretasi dari ulama atau cendikiawan yang memiliki kapasitas untuk melakukan itu.

References

‘Abd. al-Baqy, Muhammad Fu’ad. al-Mu’jam al-Mufahras li Alfazh al-Qur’an al-Karim. Beirut: Dar al-Fikr, 1992.

Abdushshamad, Muhammad Kamil. Mukjizat Ilmiah dalam al-Qur’an, terj. Alimin, Gha’neim Ihsan. Jakarta: Akbar Media Eka Sarana, 2002.

Ali, Ashraf. Horison Baru Pendidikan Islam, terj. Sori Siregar. Jakarta: Pusataka Firdaus, 1996.

Anhar, Putri Maydi Arofatun et,all,. “Tafsir Ilmi: Studi Metode Penafsiran Berbasis Ilmu Pengetahuan Pada Tafsir Kemenag” Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam dan Sains, Vol. 1, September 2018, h. 109-113.

al-‘Aridl, Ali Hasan. Sejarah dan Metodologi Tafsir. Jakarta: Raja Grafindo Persada. 1994.

Arifin, Muhammad Patri, “Makna Syifa' dalam Alquran dan Relevansinya dengan Sains Modern”, Rausyan Fikr: Jurnal Studi Ilmu Ushuluddin dan Filsafat, Vol. 16 No. 2, 2020, 243 – 265.
Baidan, A. Mufakhir. Tafsir ‘Ilmi. Banda Aceh: Yayasan PeNA, 2004.

Baidan, Nashiruddin. Metodologi Penafsiran al-Qur’an. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005.

Chidayat’s Blog, Ilmu Murni dan Ilmu Terapan, https://chidayat.wordpress.com/2014/03/11/ilmu-murni-dan-ilmu-terapan/ (diakses tanggal 25 Februari 2023).

Cholidi. Ensiklopedi al-Qur’an: Kajian Kosa Kata. Jilid I, Cet. I; Jakarta: Lentera Hati, 2007.

al-Farmawi, ‘Abd al-Hayy. Metode Tafsir Mawdhu’iy: Suatu Pengantar, terj. Suryan A. Jamrah. Jakarta: PT. RajaGraffindo Persada, 1994.

al-Gazali, Abu Hamid. Jawahir al-Qur’an. Mesir: Kurdistan, t.th.

al-Gazali, Muhammad. al-Qur’an Kitab Zaman Kita, Penerj. Masykur Hakim, Cet. I; Bandung: Mizan, 2008 M.
Gufron, Mohamad & Rahmawati, Ulumul Qur’an : Praktis dan Mudah, (Yogyakarta: Teras, 2013.

al-Isfahani, Muhammad Ali al-Ridhai. Manahij al-Tafsir wa ittijahatuh Dirasah muqaranah fi manahij tafsir al-Quran al-Karim. Beirut : Markaz al-Hadharah li tanmiyat al-fikr al-Islama, 2008.

Kementerian Agama, al-Qur’an dan Tafsirnya. Sinergi Pustaka Indonesia, 2012.

Khaeruman, Badri. Sejarah Perkembangan Tafsir al-Qur’an. Bandung: CV. Pustaka setia, 2004.

Laila, Izzatul. “Penafsiran Alquran Berbasis Ilmu Pengetahuan”, Journal Episteme, Vol. 9, No. 1, Juni, 2014.

Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, Manfaat Benda-Benda Langit, Cet. I. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran, 2010.

M. N., Ichwan, Tafsir Ilmi: Memahami Alquran Melalui Pendekatan Sains Modern. Yogyakarta: Menara Kudus Jogja, t.t.

al-Mahrasi, ‘Abd al-Majid ‘Abd al-Salam. Ittijahat al-Tafsir fi ‘Ashr al-Rahn. t.t.p.: t.p., 1982.

Mahmud, Mani’ Abd Halim. Metodologi Tafsir Kajian Komprehensif Metode Para Ahli Tafsir. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2006.

Muchlisin, Annas Rolli dan Khairun Nisa. “Geliat Tafsir ‘Ilmi di Indonesia dari Tafsir Al-Nur hingga Tafsir Salman”, Millati, Journal of Islamic Studiesang Humanities, Vol. 2, No. 2, desember 2017, h. 239-257.

Mustikasari, Intan Pratiwi dan Muhammad Badrun. “Urgensi Penafsiran Saintifik Al-Qur’an: Tinjauan atas Pemikiran Zaghlul Raghib Muhammad al-Najjar”, Studia Quranika: Jurnal Studi Quran, Vol 6 No 1, Juli 2021, p. 31-50.

Muttaqin, Ahmad. “Kontruksi Tafsir Ilmi kemenag RI-LIPI: Melacak Unsur Kepentingan Pemerintah dalam Tafsir”, RELIGIA, Vol. 19, No. 2, Oktober 2016, h. 74-88.

al-Najjar, Zaghlul Raghib. Tafsir al-Ayat al-Kauniyah fi al-Qur’an al-Karim, jilid 1. Kairo: Maktabah Syuruq al-Daulah, 2007.

Naik, Zakir. Miracles of al-Qur’an & al-Sunnah. Solo: Aqwam, 2015.

Praja, Juhaya S. Tafsir Hikmah: Seputar Ibadah, Muamalah, Jin, dan Manusia. Bandung: PT. Rosdakarya: 2000.

Purwanto, Agus. Nalar Ayat-Ayat Semesta: Menjadikan Al-Qur’an sebagai Basis Konstruksi Ilmu Pengetahuan. Bandung: Mizan, 2015.

Quran Kemenag, https://quran.kemenag.go.id/

al-Razi, Fakhr al-Din. Tafsir Fakhr al-Razi, Juz 24. Beirut: Dar al-Fikr, 1995.

Rosadisastra, A. Metode Tafsir Ayat-Ayat Sains dan sosial. Jakarta: Amzah, 2007.

al-Rumi, Fahd bin Abdurrahman bin Sulaiman. Ittijahat al-Tafsir fi al-Qarn al-Rabi’ ‘Asyar. Mamlakah al-‘Arabiyyah al-Su’udiyyah, 1997.

Shaleh, Sujiat Zubaidi dan Intan Pratiwi, “al-Istisyfa’ bi al-‘Asl fī al-Qur’an ‘inda Zaghlul Raghib al-Najjar”, Studia Quranika: Jurnal Studi Quran, Vol 3 No 1, Juli 2018, h. 15.

Shaleh, Sujiat Zubaidi. “Epistemologi Penafsiran Ilmiah al-Qur’an”, Jurnal Tsaqafah, Vol 7. No 1. April 2011, h. 111.

Shihab, M. Quraish. Mukjizat al-Qur’an Ditinjau dari Aspek Kebahasaan, Isyarat Ilmiah dan Pemberitaan Ghaib. Bandung: Mizan, 2013.

Shihab, M. Quraish. Tafsir al Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati, 2005.

Shihab, M. Quraish. Membumikan Al-Qur’an: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung: Mizan, 1996.

Suyuthi, Jalaluddin. Studi al-Qur’an Komprehensif: al-Itqan fi Ulum al-Quran, Jil. II, terj. Tim Editor Indiva. Surakarta: Indiva Pustaka, 2009.

Syaltut, Mahmud. Tafsir al-Qur'an al-Karim, Cet.II. Kairo: Dar al-Qalam, t.t.
al-Syirbashi, Ahmad Sejarah Tafsir Qur’an, terj. Pustaka Firdaus. Jakarta: Pusataka Firdaus, 1996.

Tafsir Salman, Upaya Ilmuwan ITB Gali Makna Ilmiah Alquran | Republika Online. Diakses 20 Februari 2023.

Yatim, Badri. Sejarah Peradaban Islam. Jakarta: Rajawali Pers, 2010.

Yuliarto, Udi. “al-Tafsir al-Ilmi Antara Pengakuan dan Penolakan,” Jurnal Khatulistiwa: Jurnal of Islamic Studies, Vol 1 No 1 (2011), h. 34-43.

al-Zahabi, Muhammad Husain. al-Tafsir wa al-Mufassirun, Juz II. Qairo: Maktabah Wahbah, 2000.
Published
2023-04-12
How to Cite
Arifin, M. (2023). APPLIED SCIENCE DALAM WACANA TAFSIR ILMI, 5(1), 1-42. https://doi.org/https://doi.org/10.24239/al-munir.v5i1.279